Ketinggian Banjir di Kampung Melayu Tidak Menentu

Keshetrabbis.org – Curah hujan yang tinggi membuat beberapa kawasan di Jakarta Timur terendam banjir, seperti yang sedang dialami di Kampung Melayu. Banjir yang pasang surut merendam rumah warga di Kampung Melayu.

Menurut laporan tentang banjir di Kampung Melayu, air sempat surut dan kemudian kembali naik pada pagi harinya sekitar pukul 08.30 WIB dan terus naik pada sore hari sampai sekarang di RT 13/04 Kampung Melayu ketinggian air sudah sekitar 170 cm.

“Kalau yang di tembok oranye (dekat tiang indikator) itu udah sampe 170. Kalau yang deket kali nyampe 2 meter setengah” tutur Ketua RT 13/04 Sanusi saat ditemui di lokasi.

Sanusi juga mengatakan jika kenaikan tertinggi pada banjir yang merendam pemukiman di RT 13/04 terjadi pada pukul 23.00 WIB.

“Air semakin banyak, kemarin sempet surut sekarang nambah lagi. Mulai naik jam 23.00 WIB, cuma agak lambat nggak kayak cepat kemarin kenaikannya tinggi,” kata Sanusi.

Dengan kembalinya ketinggian air ini tentu membuat pihak PLN memadamkan listrik dilokasi tersebut guna menghindari kosleting karena genangan air dan warga yang bertahan di rumahnya.

“Listrik udah sempat nyala jam 21.00 WIB, itu permintaan dari warga, sekitar 1 menit. PLN nanya di bawah masih ada warga nggak? Ternyata masih ada. Takut ada risiko warga kenapa-kenapa akhirnya dipadamin lagi,” kata Sanusi.

Sebelum mengalami kenaikan air, banjir sempat surut pada pukul 17.06 WIB dan jika dilihat dari tiang indikator ketinggian banjir pada waktu itu surut sampai 120 cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *