Dililit Ular Sanca Sampai Kehabisan Napas dan Tewas

Keshetrabbis.org – Mempunyai hobi memelihara hewan peliharaan tidaklah salah karena itu merupakan kesenangan pribadi bagi sang pemilik hobi tersebut. Jenis hewan yang bisa dipelihara sendiri banyak jenisnya, salah satunya adalah memelihara reptil sejenis ular.

Untuk hobi memelihara ular kita harus selalu waspada kendati memamg sudah jinak, namun sikap alaminya tetap masih ada dan tidak hilang, bisa saja entah kapan ular yang kita pelihara akan belik menyerang, seperti kejadian yang terjadi di Taman Sumenep Menteng, Jakarta Pusat.

Diduga tengah bermain dengan ular yang lama dipeliharanya seorang pria dengan inisial DS didapati sudah meregang nyawa dan dugaan akibat kematian ini adalah
kehabisan nafas setelah ular sanca melilit di lehernya.

Mengetahui peristiwa ini, pihak kepolisian dari Kapolres Pusat langsung mendatangi tempat kejaidan dan menurut informasi dari Kabag Humas Kapolres Pusat Kompol Suyatno, peristiwa naas itu dilihat oleh tiga teman korban yang diketahui sebagai pelukis.

“Dilihat saksi (teman korban) bermain ular peliharaannya, sepanjang sekitar 4 meter. Korban melilitkan ular peliharaannya di leher sambil bermain-main. Saksi memperingatkan korban agar tidak melilitkan ular ke lehernya. Selanjutnya korban kembali melilitkan ular sebanyak 2 kali ke lehernya. Tidak lama kemudian korban terjatuh dan tidak sadarkan diri,” kata Suyatno saat dikonfirmasi.

Terkait peristiwa ini, Suyatno mengatak jika ular yang telah merenggut nyama majikanya ini sempat kabur, namun berhasil ditemukan kembali dan diamankan didalam keranjang.

“Sementara korban diketahui oleh saksi dari hidungnya mengeluarkan darah dan sudah tidak bernafas,” tutur Suyatno.

Melihat hal tersebut, temannya meminta bantuan aparat Kepolisian. Sampainya di TKP, polisi langsung memanggil ambulans.

“Korban langsung di bawa ke RSCM menggunakan ambulans. Kasusnya kini ditangani oleh Polsek Metro Menteng,” kata Suyatno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *