Susi Pudjiastuti: Penggunaan Cantrang DiBolehkan Kembali di 6 Wilayah Jawa

Keshetrabbis.org – Sempat melarang adanya cantrang untuk melakukan penangkapan ikan, kini Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti kembali memberikan ijin kepada para nelayan untuk mengunakan alat penangkap jenis cantrang.

Cantrang sendiri merupakan alat penangkapan ikan yang bersifat aktif dengan pengoperasian menyentuh dasar perairan, jenis penangkapan ini sempat dilarang oleh kementrian, namun dengan beberapa syarat kini Susi Pudjiastuti memberikan ijin kembali. Adapun beberapa syarat itu adalah hanya diperbolehkanya penangkapan dengan cantrang hanya untuk wilayah perairan Jawa.

Kendati penangkapan ikan jenis cantrang sudah diberi ijin kembali dibeberapa wilayah, hal itu tentu tidak dengan penangkapan ikan dengan cara ukat Hela dan Pukat Tarik.

Kesepakatan yang dilakukan pada 17 Januari 2018 lalu antara Susi, pemerintah daerah, dan nelayan pulau Jawa, menyetujui jika 6 wilayah tersebut antara lain perairan Batang, Kota Tegal, Rembang, Pati, Juwana, dan Lamongan.

Berkaitan dengan sudah diberikan ijin kembali melakukan penangkapan ikan dengan cantrang, namun Susi Pudjiastuti meminta untuk para nelayan harus jujur dan melakukan pengukuran kapal, dan jumlah kapal yang diperbolehkan menggunakan cantrang tidak boleh bertambah.

“Kalau ada yang melanggar, ketangkep melaut di luar Jawa, sudah jelas kami tenggelamkan, kami proses hukum. Karena ini sudah kesepakatan,” tutur Susi.

Meskipun sudah diberi ijin kembali, namun pihak KKP juga akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan bagi nelayan supaya bisa meninggalkan penangkapan ikan dengan cantrang.

“Kemarin Pak Presiden juga langsung telepon direktur utama bank untuk bisa dipermudah bagi nelayan yang ingin beralih. Jadi sudah kewajiban pemerintah membantu,” jelasnya.

Dalam masa peralihan ini, tidak ada target khusus yang ditetapkan KKP. “Biar kita yang bekerja,” kata Susi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *