Pengadaan Senjata Memerlukan Perpres Baru

 

 

Keshetrabbis.org – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto meminta supaya ada peraturan baru yang dapat melindungi seluruh instansi untuk pengadaan serta penggunaan senjata. Adapun peraturan tersebut berupa Peraturan Presiden atau Perpres.

“Pasti (ada aturan baru). Kita upayakan yang bisa memayungi semuanya adalah Perpres,” kata Wuryanto di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Dia menampik bahwa pengadaan senjata, Polri belum sesuai dengan peraturan. Tetapi hanya saja peraturannya yang tumpang tindih.

“Semuanya berdasarkan peraturan yang berlaku. Saya yakin polisi juga gunakan peraturan yang berlaku. Tapi ada perbedaan-perbedaan itulah yang tidak bisa dilaksanakan,” ungkap Wuryanto.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto memanggil Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Dirut PT Pindad, Kepala BNPT, serta Kepala BNN untuk membicarakan tentang permasalahan senjata pada Jumat 6 Oktober 2017.

Bedasarkan informasi dalam pers, Wiranto mengungkapkan terdapat perbedaan pandangan di kalangan institusi pengguna senjata api. Pemerintah juga mengambil tindakan supaya kejadian yang sama tidak terulang lagi.

“Akan segera dilakukan pengkajian dan penataan ulang,” tutur Wiranto.

Dia mengatakan Indonesia mempunyai sejumlah peraturan pengadaan senjata api semenjak tahun 1948 hingga 2017. Wiranto menjelaskan setidaknya terdapat empat undang-undang, satu Perppu, satu inpres, 4 peraturan setingkat menteri serta satu surat keputusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *