Perdebatan Pemutaran Film G30S/PKI

 

 

Keshetrabbis.org – Beberapa kesatuan tentara mengadakan nonton bareng film pengkhianatan G30S/PKI, dan salah satunya yaitu Korem Suryakencana, Bogor, Jawa Barat. Tetapi, berbeda dengan acara nonton bareng sebelumnya kali ini penontonnya tidak terlalu ramai. Dari banyaknya tempat yang disediakan oleh panitia hanya ada beberapa bangku saja yang terisi oleh penonton.

Sementara itu, kegiatan tersebut merupakan acara nonton bareng ketiga yang mereka adakan. Film yang berdurasi satu jam tersebut bisa kapan saja diputar bagi masyarakat yang ingin menontonnya. Berbeda dengan aslinya, film tersebut sudah melewati proses editing film dan tidak menampilkan adanya adegan kekerasan.

Sementara itu, pada silaturahmi di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, mantan wapres Try sutrisno menanggapi dengan baik program TNI Gatot Nurmantyo yang memerintahkan para prajurit untuk melihat kembali film bersejarah G30S/PKI. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah untuk mencegah munculnuya kembali ideologi komunis.

Pada tempat lain, setelah bertemu Presiden Joko Widodo, Menko Polhukam Wiranto mengungkapkan presiden tidak pernah memiliki niat untuk merubah konten film G30S/PKI. Presiden Jokowi hanya menghendaki cara penyajian yang lebih disesuaikan karena sudah masuk dalam masa milenial.

Selama masa Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto, film G30S/PKI selalu diputar dan harus dilihat ketika menjelang Hari Kesaktian Pancasila atau pada 30 september malam. Tetapi, sejak bulan September 1998 lalu, film yang berdurasi 271 menit tersebut tidak lagi diputar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *