Ibu Rumah Tangga Diciduk Polisi Terkait Sindikat Saracen

 

 

Keshetrabbis.org – Satu tersangka sindikat ucapan kebencian Saracen kembali ditangkap oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Tersangka merupakan seorang wanita yang bernama Asma Dewi alias AD.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan AD diciduk di Kompleks AKRI atau Polri, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan.

“Tim Dittipid Siber Jumat 8 September di Kompleks AKRI Jaksel telah menangkap seorang atas nama AD. Pekerjaan ibu rumah tangga,” kata Wasisto di Jakarta Selatan.

Wasisto mengatakan Asma Dewi diciduk karena melakukan ucapan kebencian di media sosial. Tindakannya tersebut juga dianggap mempunyai kaitan dengan sindikat penebar kebencian dan hoax Saracen.

“Yang bersangkutan ditangkap diduga melakukan tindak pidana hate speech, SARA dan penghinaan. Barang bukti ada 2 unit device dan posting-an SARA,” ungkap Wasisto.

Sebelum pencidukan, polisi sudah lebih dulu menciduk satu tersangka lainnya yaitu Muhammad Abdul Harsono alias MAH di Pekanbaru, Riau, Rabu, 30 Agustus 2017.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengungkapkan tersangka MAH terlihat merubah grup Saracen menjadi NKRI Harga Mati. tersangka juga diketahui masih aktif untuk menebar kebencian meskipun Jasriadi atau JAS sudah ditangkap.

“Karena sejak awal kita katakan, bahwa web (grup) ini kita biarkan, kita ingin tahu perkembangannya, apa yang dilakukan pasca-penangkapan JAS,” kataMartinus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Agustus 2017.

“Dalam perkembangannya, tersangka menggantinya dan juga melakukan postingan-postingan yang berisi ujaran kebencian dan SARA,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *