Pelajar Korban Pencabulan Driver Ojek Online Alami Trauma

 

 

 

Keshetrabbis.org – Seorang perempuan korban pencabulan driver ojek online berinisial DS (17) melakukan pemeriksaan psikologis di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kondisi perempuan itu yang masih mengalami trauma sehingga penyidik belum mendapatkan keterangan dari siswi SMA tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana mengungkapkan korban pencabulan tersebut sedang melakukan proses perawatan psikologi di RS Polri. Karena setelah pencabulan itu keadaan psikis korban mengalami trauma.

“Penanganan terhadap korban dilakukan sesuai SOP yang ada, saat ini korban menjalani perawatan psikologis di RS Polri,” ungkap AKBP Sapta Maulana.

Menurut Sapta, korban selama ini belum diperiksa oleh penyidik mengenai kasus yang telah dialami olehnya. Korban merasa trauma karena kelakuan keji yang diterima olehnya dari driver ojek online. Korban mungkin bisa diperiksa setelah kondisi psikologisnya membaik.

“Terkait kasus ini, kami sudah ada alat buktinya, dan pembuktiannya nanti akan kami tuangkan di dalam berkas kasusnya,” ungkapnya.

Driver ojek online yang menjadi pelaku pencabulan itu kemudian dipecat dan diputus kontraknya dari Grab Indonesia. Pelaku kini dipenjarakan karena telah melanggar pasal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *