Novel Baswedan Inginkan Rekrut Penyidik KPK Sesuai Peraturan

 

 

Keshetrabbis.org – Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan terkait dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut terkait dengan penolakan Novel Baswedan melalui e-mail berkaitan dengan perekrutan penyidik KPK.

Kuasa hukum Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa mengungkapkan hal yang diprotes oleh Novel Baswedan bukan mengenai penyidik datang dari polisi, tetapi protes perekrutan oleh Aris Budiman.

Aqsa mengatakan Novel berharap perekrutan penyidik KPK dilakukan sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan dan tidak ada penyelewengan. Novel juga mengatakan sama sekali tidak memusuhi kepolisian yang membesarkan namanya.

“Dia (Aris Budiman) sembarang merekrut. Ini yang tidak benar, itu menyalahi aturan internal. Bukan karena Novel benci polisi. Tidak. Itu kan institusi awal dia, yang membesarkan dia,” ungkap Aqsa.

Untuk diketahui, Aris Budiman melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan terkait dugaan pencemaran nama baik melalui e-mail.

Polda Metro Jaya sudah menaikkan masalah ini ke penyidikan dengan melayangkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Aqsa juga merasa heran dengan Polda Metro Jaya yang sangat cepat menindaklanjuti laporan Aris Budiman. Padahal, penyidik Polda Metro Jaya masih belum mengungkap kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan beberapa bulan lalu.

“Pencemaraan nama baik kalau kita bandingkan terhadap kasus yang kekerasan terhadap novel ini jauh. Kasus Novel belum selesai bahkan SPDP aja kita tidak diinformasikan, apakah sudah ada SPDP atau belum,” Aqsa menegaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *