Nilai Tukar Mata Uang Asia Melemah

 

Keshetrabbis.org – Dolar Amerika Serikat (AS) kini semakin naik atas nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis pekan ini. Masalah kenaikan ini karena efek pelemahan yen sehingga membuat penguatan dolar Amerika Serikat di Asia.

Dikutip dari Bloomberg, rupiah saat ini berada diangka 13.318 per dolar Amerika Serikat, semakin kuat jika dari pada penutupan perdagangan sebelumnya yang berada pada angka 13.321 per dolar Amerika Serikat. Tetapi setelah rupiah semakin terdesak sampai merambah angka 13.333 per dolar Amerika Serikat.

Pagi hingga siang hari ini, rupiah masih beranjak pada kisaran 13.313 hingga 13.333 per dolar Amerika Serikat. Bila dikalkulasi sejak awal tahun, rupiah dapat meningkat hingga 1,10 persen.

Sedangkan menurut Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah dipatok pada angka 13.320 per dolar, menyurut bila dibandingkan dengan patokan pada hari sebelumnya yang berapa pada angka 13.304 per dolar. Nilai tukar yan di Jepang menurun akibat Bank Sentral Jepang mengatakan mengurangi target pencapaian inflasi dua persen.

Melemahnya mata uang Jepang ini diiringi dengan melemahnya mata uang di Asia seperti won Korea Selatan, ruppe India dan reminbi China dan tidak dipungkiri rupiah di Indonesia pun mengalami pelemahan.

Di Eropa, euro juga mengalami peningkatan terhadap dolar AS karena adanya keinginan Bank SDentral Eropa akan menyetopprogram pelonggaran moneter.

“Euro melonjak karena dengan penghentian kebijakan pelongagran kebijakan moneter tersebut menjadi tanda perekonomian Eropa telah mulai pulih,” kata Naeem Aslam, seorang analisis pasar uang ThinkMarkets UK.

Disisi lain ekonomi PT Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan menurunnya nilai tukar rupiah atas dolar sudah terjadi dari hari rabu kemarin diikuti dengan menurunnya nilai tukar lainnya. Kenaikan tukar rupiah sudah terjadi mulai awal minggu dan menyebabkan pasar mulai jenuh. Dari dalam negeri, ketegangan politik yang meningkat juga menghambat ruang kenaikan rupiah.

“Hari ini rupiah kembali melemah walaupun hanya akan sementara melihat penguatan dolar yang sepertinya belum akan permanen,” jelas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *