MUI Menghormati Pembubaran HTI

 

Keshetrabbis.org – Hizbut Tahrir Indonesia atau yang biasa disebut HTI diminta oleh MUI untuk menghormati jalannya proses hukum setelah ormas tersebut dibubarkan oleh Kementrian Hukum Dan HAM.

“Pihak kita menghormati keputusan pemerintah untuk membubarkan HTI yang dinilai anti-pancasila,” kata Anwar Abbas selaku Sekretaris Jenderal MUI.

Di kantornya, Anwar mengatakan bahwa mereka terima dengan sikap pemerintah dan masyarakat supaya menghormati hukum.

Selain itu, Anwar juga menjelaskan, jika memang sesuai dengan kata pemerintah bahwa HTI memang anti-pancasila, maka MUI jelas mendukung.

“Kan ada yang menyatakan bahwa HTI itu katanya akan mengganti sistem pemerintahan negara RI dengan sistem kekhalifahan. Ya, kalau seandainya seperti itu, ya kita keberatan,” tegas Anwar

Anwar menegaskan bahwa NKRI sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi, begitu pula pancasila.

“Karena bagi MUI masalah NKRI sudah final. Masalah falsafah bangsa, pancasila sudah final. Jadi, kalau ada pihak-pihak yang ingin mengubah NKRI, ya kita enggak setuju,’ Anwar menambahkan.

Kementerian Hukum dan HAM sudah mencabut izin badan hukum HTI dengan alasan untuk melindungi pancasila.

Kementerian Koordinator politik hukum dan Keamanan (kemenko polhukam) telah membahas surat keputusan pencabutan badan hukum HTI. Keputusan tersebut diputuskan berdasarkan fakta, data, dan koordinasi dari seluruh instansi.

Dijelaskan oleh presiden Indonesia Joko Widodo, HTI dibubarkan karena keputusan antara pemerintah, masyarakat, juga para ulama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *