Garam Langka, Harga Bumbu Dapur Naik Lima Kali Lipat

Keshetrabbis.org – Kelangkaan Garam yang terjadi di wilayah Kabupaten Trenggalek mempengaruhi harga bahan makanan yang lainnya khususnya bumbu dapur. Ketika kelangkaan garam yang semakin parah para pedagang berkuasa dalam menaikkan harga garam. dengan naiknya harga garam, harga bumbu dapur juga ikut naik bahkan hingga empat kali lipat dari harga biasanya.

Salah seorang pedagang di Pasar Basah Trenggalek, Khoiriatin, mengatakan, kelangkaan garam terjadi pada seluruh jenis garam, mulai kasar, garam meja, maupun garam kotak.

“Ini langkanya sudah dua minggu, tidak tahu penyebabnya apa, biasanya itu stoknya banyak sekarang tidak ada. Distibutornya juga tidak kirim-kirim,” katanya, Rabu (19/7/2017).

Khoiriatin mengaku, selain langka, harga garam di tingkat grosir maupun eceran juga mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibanding kondisi normal. Satu kemasan kecil garam yang biasa dijual Rp 1500 per bungkus kini naik menjadi Rp 3.000 per bungkus.

“Bahkan ada yang menjual sampai dengan Rp 5000, tergantung pedagangnya masing-masing. Yang jelas saat ini sulit cari garam,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan pedagang lain, Siti. Menurutnya stok garam yang ada di tokonya selalu habis diburu oleh para konsumen, karena di tingkat pedagang eceran di perkampungan banyak yang mengalami kekosongan.

“Biasanya garam itu habisnya lama, sekarang satu hari saja bisa habis banyak. Saya bingung juga kok bisa langka. Padahal selama ini tidak pernah terjadi,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang warga, Vina Mareta mengaku prihatin dengan kondisi kelangkaan garam tersebut. Karena merupakan komoditas penting untuk memasak. Terlebih bagi para pedagang jajanan khas Trenggalek.

“Ya mau bagaimana lagi karena butuh, meskipun mahal tetap harus beli. Kalau sekarang di toko depan rumah yang biasanya ada juga langka, makanya cari ke pasar,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *